Showing posts with label Bupati. Show all posts
Showing posts with label Bupati. Show all posts

Sunday, August 7, 2022

Bupati Kaimana, Soal Air Bersih bagi Warga bukan Masalah Besar

Bupati Kaimana, Papua Barat, Freddy Thie memastikan warga yang bermukim di wilayah perkotaan Kaimana dalam waktu dekat segera menikmati aliran air bersih masuk ke rumah mereka.

Bupati Freddy Thie yang dihubungi dari Manokwari, Minggu, mengatakan dirinya bersama sejumlah pejabat Pemkab Kaimana pada Sabtu (6/8), meninjau sumber air bersih yang terdapat di Kilometer 14, Kilometer 06, Kilometer 05, dan Kali Torabe yang terletak di kawasan Batu Putih, Kaimana Kota.

Kegiatan itu untuk mencari tahu kendala yang selama ini dialami oleh pemda setempat, sehingga sampai saat ini belum ada penyaluran air bersih ke rumah masyarakat. Padahal, Kaimana memiliki sumber air bersih yang melimpah.

Freddy menyebut bukan hanya sumber air yang sudah tersedia, tapi juga jaringan instalasi pipa juga sudah ada. Namun yang cukup mengherankan, ketersediaan air bersih selalu menjadi keluhan masyarakat sejak Kabupaten Kaimana berdiri sendiri pada 2003 hingga kini.

“Saya bukan orang teknisi pengairan, tetapi melihat ketersediaan sumber air dan jaringan pipa yang sudah ada, bagi saya ini bukan masalah besar. Hanya butuh beberapa sentuhan, air pasti sudah bisa mengalir ke rumah masyarakat,” katanya dikutip ANTARA.

Ikut mendampingi Bupati Freddy dalam peninjauan itu yakni Sekretaris Daerah Kaimana Donald R Wakum dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaimana Viktor Klau.

Dengan potensi air bersih yang melimpah di sekitar Kota Kaimana, Bupati Freddy menyampaikan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

“Saya pastikan dalam waktu satu bulan air dari Kilometer 14 sudah bisa dialirkan ke IPA (Instalasi Penampungan Air) yang ada di Kilometer 06. Setelah itu, baru kita pikirkan kembali agar air ini bisa disuplai ke masyarakat melalui jaringan pipa yang sudah ada,” ujarnya.

Ia juga langsung menginstruksikan Kepala Dinas PU Kaimana untuk bergerak cepat membenahi jaringan pipa yang sudah rusak, serta menyediakan peralatan yang dibutuhkan.

“Kalau butuh profesional yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang ini, silakan segera dicari dan datangkan ke Kaimana. Jangan ditunda-tunda lagi. Tahun ini air bersih harus sudah mengalir ke rumah masyarakat,” ujar Freddy menegaskan.

Freddy juga mengajak jajaran Pemkab Kaimana untuk peka dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat yang harus dilayani, meskipun itu dilakukan pada hari libur kerja.

“Di pemerintahan kita ini, hari kerja atau hari libur sama saja. Niat kita membantu kebutuhan dasar masyarakat, dalam hal ini ketersediaan air bersih. Untuk melaksanakan niat tersebut, kita tidak boleh kaku dengan jam kerja. Kapan pun, di mana pun, kalau masih bisa kerja, ya kita harus kerja,” ujarnya.

Tuesday, September 8, 2020

Bakal Pasangan Calon Pilkada Jawa Barat akan Menjalani Test Kesehatan di RSHS

Bakal Paslon Pilkada Tangsel Jalani Tes Kesehatan, Begini Persiapannya
Sumber: google.com

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menjadi tempat pemeriksaan secara bergilir dan terjadwal, test ini dimulai pada hari Senin 07 September 2020 pasangan calon bupati dan wali kota di Jawa Barat mulai menjalani rangkaian tes kesehatan. 

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah di Jawa Barat dr Erwan Martanto mengatakan, hari ini ada 8 orang atau 4 bakal pasangan calon yang menjalani tes kesehatan. Tes pertama yang dilakukan adalah tes Covid-19 dengan metode PCR.

"Tadi pagi peserta sudah datang kemudian dilakukan tes PCR. Sambil menunggu hasil, para kandidat menunggu di ruang masing-masing," ungkapnya.

Erwan mengatakan, keempat pasangan calon tersebut berasal dari Kabupaten Cianjur, setelah mereka menjalankan tes PCR, mereka akan menjalani tes psikotes dan mengisi sejumlah formulir untuk kepentingan pemeriksaan kesehatan. 

"Kalau negatif akan dilanjut dengan pemeriksaan pendahuluan seperti pemeriksaan penyakit dalam, saraf, bedah ortopedi, dan bedah neurologi. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian," ungkapnya.

Dia mengatakan, ada 15 item pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani setiap calon. Setiap pemeriksaan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam.

"Total pemeriksaan 2 hari 1 malam, jadi tiap peserta menginap. Keesokan harinya ada 10 item pemeriksaan," katanya.

Sebelum menjalani rangkaian tes, para bakal pasangan calon terlebih dahulu mengisolasi diri bila sudah menjalani tes PCR. Pemeriksaan lainnya baru berlanjut keesokan harinya.

"Setiap peserta menginap di sini, karantina pagi-pagi. Besoknya kalau negatif baru menjalani pemeriksaan yang lain," ungkapnya.

Pada 8-9 September, akan ada 18 calon atau 9 bakal pasangan calon yang akan dites kesehatan, berasal dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Depok. Sementara itu, pada 9-10 September adalah jadwal pemeriksaan kesehatan bagi 20 calon atau 10 bakal pasangan calon dari Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Indramayu.


Sumber: Ayobandung.com

Ketika di Roma (2/2)

Jalan Romawi kuno melintasi bentang alam, dari Skotlandia hingga Mesopotamia, Rumania hingga Sahara. Dan jalan Romawi paling awal dibangun u...