Showing posts with label Bandung. Show all posts
Showing posts with label Bandung. Show all posts

Monday, September 7, 2020

Ridwan Kamil Mengapresiasi PUPR dan Jasa Marga Terkait Penundaan Kenaikan Tarif Tol

Gubernur Ridwan Kamil Minta Jasa Marga Tunda Kenaikan Tarif Tol Cipularang  dan Cileunyi
Sumber: google.com

Ridwan Kamil Gurbernur Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi keputusan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT Jasa Marga (persero) Tbk yang menunda penyesuaian kenaikan semua golongan tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Penundaan penyesuaian tarif dilakukan atas pertimbangan kondisi sosial ekonomi dalam masa pandemi Covid-19. Panundaan penyesuaian tarif mulai berlaku pada Senin, 7 September 2020 pukul 00.00 WIB.

"Atas nama Warga Jabar, saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan Jasa Marga yang menunda penyesuaian tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk semua golongan kendaraan," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil, Senin (7/9/20). 

Kang Emil mengatakan, keputusan tersebut merupakan langkah bijak di tengah pandemi COVID-19. Ia pun menyebut langkah Jasa Marga sebagai bentuk bela negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melawan COVID-19. 

"Dengan penundaan penyesuaian tarif tersebut, saya harap ekonomi Indonesia, khususnya Jabar, kembali pulih setelah terpuruk COVID-19," ucapnya. 

Menurut Kang Emil, masyarakat Jabar tentu akan merespons positif keputusan Jasa Marga tersebut. Sebab, banyak warga Jabar yang keberatan dengan penyesuaian tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi. Ujar Kang Emil.

"Banyak masyarakat yang keberatan dengan penyesuaian tarif tol di saat pandemi. Aduan itu masuk ke media sosial pribadi saya. Maka, saya apresiasi keputusan Jasa Marga dan Kementerian PUPR untuk menunda penyesuaian tarif tol," katanya. 


Sumber: Ayobandung.com

Sunday, September 6, 2020

Sebuah Rumah di Cisaranten Hangus Dilalap Si Jago Merah

Bandung | Begini Kronologis Kebakaran Rumah Kosong di Cisaranten Kulon
Sumber: google.com

Terjadi Kebakaran di Komplek Mitra Manunggal, Jalan Cisaranten Kulon RT 06 RW 07, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kesamatan Arcamanik. Mengakibatkan satu rumah ludes terbakar oleh si jago merah. 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, pada hari Minggu (6/9/2020). Berdasarkan data yang dari Diskar PB Kota Bandung, laporan kebakaran diterima pukul 10.48 WIB melalui emergency call.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi pun berusaha untuk memadamkan api. Namun, sangat disayangkan sebagian besar rumah berlantai 2 tersebut sudah hangus dilalap si jago merah. 

Beruntungnya api sudah berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh petugas. Namun hingga kini belum diketahui penyebab dan kerugian akibat kebaran tersebut.


Sumber: Ayobandung.com

Korsleting Listrik Diduga Menjadi Pemicu Kebakaran di Astanaanyar

Kebakaran Hanguskan Ruko di Astanaanyar
Sumber: google.com

Pada Minggu 9 September 2020 terjadi kebakaran di Jalan Otto Iskandar Dinata tepatnya  RT03 RW03 Kelurahan Pelindung Hewan Kecamatan Astanaanyar diduga akibat korsleting listrik, dan membakar beberapa ruko yang ada disana.

Kebakaran terjadi sekitar jam 20.30 WIB, saat itu, lokasi kebakaran yang berdekatan dengan RW 02 tersebut sempat terdengan aliran yang diduga dari korsleting listrik dan menimbulkan percikan api. hal ini disampaikan oleh ketua RW02 Kelurahan Perlindungan Hewan, Dani Ramdani.

"Tadi warga sempat dengar prepetan listrik pinggir warung kelontongan di salah satu ruko," ujarnya di lokasi kejadian.

Mengetahui kejadian tersebut, kata dia, warga langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Bandung. Selang 5 menit petugas langsung datang ke lokasi.

Menurutnya, saat kejadian seluruh bangunan yang terbakar dalam keadaan tutup. Bahkan, warga terpaksa mendobrak dua ruko untuk menyelamatkan barang serta memadamkan api karena membesar.

"Api semakin awet karena ada gudang kayu dan belakang gudang pakaian cimol. Lebih kurang 8 ruko terbakar dan beberapa rumah," katanya. 

Dia menjelaskan, hampir sebagian barang-barang di beberapa bangunan yang terbakar tidak dapat diselamatkan. Apalagi gudang pakaian cimol seluruhnya habis dilalap api.

Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan DPKPB Kota Bandung, Yusuf Hidayat, mengatakan sebanyak 15 mobil damkar datang ke lokasi yang berasal dari UPT timur, utara, selatan, dan barat.

"Petugas sempat kesulitan memadamkan api  karena ada aliran liatrik belum padam. Alhamdulilah bantuan pusat langsung ke PLN listrik sudah dipadamkam," ujarnya. 


Sumber: Ayobandung.com

Catat! Ini Dia Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Kota Bandung

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Senin 31 Agustus 2020 - Zona  Priangan
Sumber: google.com

Perpanjangan SIM keliling online yang dimulai pada tanggal 7 September sampai 13 September 2020 tersebut, dilaksanakan oleh Satuan Penyelenggaraan Administrasi SIM (Satpas) Polrestabes Bandung dan diselenggarakan dibeberapa lokasi. 

Berikut ini jadwal dan tempat pelayanan perpanjangan sim keliling online:

Senin 7 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Jalan Pungkur atau tepatnya di ITC Kebon Kelapa. Lokasi kedua bertempat di Metro Indah Mall Jalan Soekarno Hatta.

Selasa 8 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Jalan Djunjunan atau tepatnya di BTC Fashion Mall. Kemudian, lokasi kedua di Yamaha JG Ciwastra.

Rabu 9 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Jalan Ibrahim Adjie atau tepatnya di sekitar BTM Cicadas. Lokasi kedua di MIKO Mall Jalan Terusan Kopo Bandung.

Kamis 10 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Yamaha JG BKR dan lokasi kedua di Borma Cipadung Jalan A.H.Nasution.

Jumat 11 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Pasar Modern Batununggal Blok RG nomor 03 Bandung, sedangkan lokasi kedua di Lucky Square Jalan Terusan Jakarta.

Pada hari Sabtu 12 September 2020, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi pertama berada di Jalan Djunjunan atau tepatnya di BTC Fashion Mall. Kemudian lokasi kedua di Pasar Modern Batununggal Blok RG nomor 03 Bandung.

Pada hari Minggu 13 September 2020, pendaftaran pelayanan perpanjangan SIM keliling tidak beroperasi. Namun, pemohon bisa datang ke Gerai SIM Online di Festival Citilink.

Khusus Gerai SIM Online di Festival Citylink Jalan Peta, Bandung, pelayanan perpanjangan SIM dibuka dari hari Senin 7 September hingga Minggu 13 September 2020. Pelayanan ini dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Untuk sementara, SIM Corner Batununggal dan SIM Outlet BTC tidak beroperasional. Diimbau bagi pemohon perpanjangan SIM agar mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan membawa hand sanitizer.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo, mengingatkan kepada warga agar tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. "Mari kita patuhi semua protokol kesehatan yang ada, salah satunya wajib memakai masker bila keluar rumah," ujarnya.


Sumber: Ayobandung.com

Saturday, September 5, 2020

Untuk Meringankan Warganya di Tengah Pandemi, Inilah 7 Relaksasi Pajak dari Kota Bandung

Pandemi Covid-19, Berikut 7 Relaksasi Pajak Pemkot Bandung – JurnalMedia |  Situs Berita Terkini
Sumber: google.com

Pandemi Covid-19 telah berdampak pada ekonomi warga kota Bandung. Hal itu juga berdampak terhadap pendapatan pajak yang sebagian besar didapat pada sektor jasa dan perdagangan. 

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Arief Prasetya mengaku, saat ini telah menurunkan target raihan karena merosotnya angka pendapatan pajak.

“Awalnya target kita adalah Rp2,7 triliun. Triwulan satu masih melampaui target. Masuk triwulan dua saat ini luar biasa drop. Padahal targetnya Rp360 miliar,” jelas Arief saat Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa (23/6/2020).

Arief pun meminta keringanan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyesuaikan target pajak. Saat ini, target pajak Kota Bandung menjadi Rp2,2 triliun. Di triwulan dua, target pajak disesuaikan menjadi Rp111 miliar. BPPD pun mampu melampaui sampai Rp186 miliar per 23 Juni 2020.

“Tapi pandemi ini belum berakhir. Banyak hotel dan restoran yang tutup dan berakibat pada sektor hiburan. Maka di sektor hiburan targetnya kita nolkan, karena karoke, spa, itu tutup,” jelasnya.

saat ini Kota Bandung hanya mengandalkan perolehan pajak dari 3 sektor saja, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Bajak Penerangan Jalan (PJJ). Ketiga sektor tersebut dipandang tidak akan berubah selama pandemi Covid-19.

Namun dalam pelaksanaan pemungutan pajak, Arief pun memberikan stimulus berupa keringanan-keringanan dalam pembayaran. BPPD Kota Bandung telah menetapkan tujuh relaksasi untuk meringankan masyarakat membayar PBB.

1. NJOP Menyesuaikan? Tenang, Pemkot Bandung Beri Stimulus

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah menyatakan bahwa besaran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) ditetapkan setiap tiga tahun. Terakhir kali Pemkot Bandung melakukan penyesuaian NJOP adalah tahun 2017. 

Maka, tahun 2020 Pemkot Bandung perlu melakukan penyesuaian lagi agar tidak ada perbedaan yang jauh antara NJOP dengan harga pasar. Tahun ini, BPPD melakukan penyesuaian angka NJOP sebesar 55%.

“Namun, warga tak perlu khawatir sebab BPPD memberikan stimulus PBB sebesar 100%. Artinya tahun ini warga Bandung akan membayar PBB sejumlah yang mereka bayar tahun 2019,” terang Arief.

Sedangkan untuk tahun depan, Aried menjamin akan tetap memberikan stimulus dengan besaran yang menyesuaikan perkembangan ekonomi Kota Bandung. Stimulus ini bertahap dan berjenjang.

“Ini merupakan perhatian kita pada masyrakat yang sedang mengalami pandemi,” imbuhnya.

2. Bebas Denda Pajak untuk Tunggakan sampai 2017

BPPD menggratiskan denda tunggakan pajak 2017 sampai 2020. Warga yang masih menunggak PBB bisa langsung melunasi kewajibannya tanpa harus khawatir akan terkena denda.

“Untuk wajib pajak akan bayar PBB, misalnya di tahun 2017 dan 2018 belum bayar PBB, silakan bayar pokoknya saja. Itu namanya sunset policy, kita bebaskan itu sehingga masyarakat bisa membayar pokoknya saja,” ujar Arief lagi.

3. PBB Gratis untuk Warga Miskin 

Pemkot Bandung menggratiskan PBB untuk warga miskin dengan nilai PBB di bawah Rp100.000. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keberpihakan Pemkot Bandung kepada warga menengah ke bawah.

“Silakan bapak ibu cek ke kantor UPT kami, sudah kami cap lunas,” tuturnya.

4. PBB Gratis untuk Veteran. Diskon untuk Pensiunan

Pemkot Bandung juga menggratiskan PBB untuk para pejuang kemerdekaan. Para veteran yang ingin memanfaatkan fasilitas ini bisa mengajukan kepada Pemerintah Kota Bandung.

“Veteran pejuang kemerdekaan, 100% bebas apabila mengajukan. Kalau veteran merasa keberatan silakan mengajukan. Pensiunan ASN, BUMN, BUMD, TNI, Polri juga mendapat keringanan. Ada yang 25%, 40%, ada beberapa,” jelasnya.

5. Bayar PBB dengan Sampah, Hanya di Kota Bandung

Jika warga kesulitan membayar PBB, BPPD Kota Bandung juga membolehkan warga membayar kewajibannya dengan menggantinya dengan sampah. Warga bisa membuka rekening di bank sampah mandiri yang ada di wilayahnya. 

Jika saldo tabungannya sudah mencukupi, maka bank sampah akan melakukan autodebet untuk membayarkan PBB.

“Jadi misalnya sehari bisa mengumpulkan plastik, kardus, kaleng, lalu ditukar ke bank sampah misalnya jadi Rp8.000, begitu terus setiap hari sampai cukup saldonya, maka akan langsung autodebet.. Kalau saldonya belum cukup sampai jatuh tempo, bisa ditambah (dengan uang). Lebih meringankan, kan,” ucap Arief.

6. T-PBB alias Tabungan PBB

Jenis pembayaran melalui tabungan juga bisa dilakukan di Bank BJB melalui T-PBB. Wajib pajak bisa melakukan setoran ke bank dengan mencicil hingga jatuh tempo. Jika saldo tabungan sudah mencukupi untuk membayar PBB, bank akan melakukan autodebet.

“Sama dengan melalui bank sampah, kalau saldonya masih kurang sampai jatuh tempo, kekurangannya juga bisa ditambah,” imbuhnya.

7. Tanggal Jatuh Tempo Mundur

Kabar gembira lainnya adalah mundurnya jatuh tempo pembayaran PBB. Biasanya, jatuh tempo PBB terjadi di akhir bulan September.

“Tahun ini kami beri perpanjangan sampai 31 Oktober 2020,” ucap Arief.  


Sumber: Ayobandung.com

Sepeda "Brompton" made in Bandung yang Bernama Kreuz ini Tengah Naik Daun

Sepeda Kreuz, 'Brompton' Made in Indonesia yang Sedang Naik Daun |  SULAWESION.COM
Sumber: google.com

Trend sepeda tengah menjamur di kalangan masyarakat terutama disaat pandemi Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, merek sepeda asal Inggris, Brompton, yang dibanderol dengan harga ratusan juta pun ikut ramai diincar.

Di Kota Bandung anda tidak harus merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki unit sepeda impian anda. Karena ada sebagian kelompok perajin sepeda yang berhasil membuat sepeda lipat yang desainnya terinspirasi dari merek sepeda asal London, Inggris tersebut.

Sepeda yang dinamai Kreuz ini juga tidak kalah diganderungi banyak orang. Betapa tidak, sejak diproduksi pada awal 2020, antrean pre-order sepeda Kreuz sekarang telah mencapai September 2021.

Salah satu pendiri Kreuz, Yudi Yudiantara (50) mengaku tidak menyangka animo masyarakat sedemikan besar. Dia awalnya mencoba membuat prototipe sepeda lipat pada akhir 2019, ketika mengikuti Indonesia Cycling Festival (ICF) di Senayan, Jakarta.

"Di sana kami menjual pannier (tas sepeda) untuk touring, mereknya juga Kreuz. Ternyata banyak yang pakai Brompton, akhirnya bulan Desember mulai terpikir untuk bikin sepeda," ungkapnya ketika ditemui di workshop Kreuz di bilangan Cikutra, Bandung, Senin (23/6/2020) malam

Kala itu, dia dan rekan-rekannya mencoba membuat prototipe sepeda lipat dengan mereka-reka bentuk Brompton. Hal yang ada di pikirannya saat itu adalah membuat sepeda dengan kualitas yang tak kalah dari sepeda Inggris, namun dapat dijual dengan harga sekelas sepeda lipat buatan China.

"Dan kami berusaha bikin produk yang kualitasnya jauh lebih baik dari buatan China. Sekarang China juga punya sepeda lipat yang terkenal, yaitu 3Sixty dan Pikes (Element Pikes)," ungkapnya.

Di akhir 2019, bersama rekannya, Jujun Junaedi (37), dia membawa sepedanya prototipe-nya tersebut ke Solo, Jawa Tengah untuk diperlihatkan kepada seorang rekan yang juga pehobi sepeda. Ternyata, kala itu dia didaulat untuk melakukan presentasi sederhana di depan komunitas pehobi sepeda.

"Saya enggak meminta mereka untuk beli, tapi berusaha ngasih lihat produk lokal Indonesia pun bisa bersaing," ungkapnya.

Selepas kunjungan ke Solo tersebut, sejumlah orang akhirnya mengontak Yudi untuk memesan sepeda Kreuz. Namun, kala itu pemesanan tidak dilakukan secara terbuka.

"Karena yang nanyain terus bertambah, akhirnya saya bikin lelang di Facebook. Waktu itu tidak sampai satu jam sudah habis 10 buah," ungkapnya.

Akhirnya, pada awal Mei 2020, ia mulai mengumumkan pre-order Kreuz secara terbuka via WhatsApp. Untuk satu kloter pemesanan, ia membatasi untuk hanya mengerjakan 10-15 sepeda.

Ketika Ayobandung.com menyambangi workshop Kreuz, pre-order sepeda tersebut telah terisi hingga Februari 2020. Keesokan siangnya, Selasa (23/6/2020), slot pre-order telah terisi hingga September 2021.

"Sekarang saya tutup semua order agar bisa konsentrasi bekerja. Takutnya jadi enggak kekontrol," ungkapnya.

Didesain Sesuai Medan 

Yudi menyebutkan, selain hampir seluruh bagian sepeda Kreuz menggunakan produk lokal, teknologinya pun disesuaikan dengan kontur jalan di Kota Bandung khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Hal ini yang menjadikannya berbeda dengan Brompton ataupun sepeda lipat lainnya.

"Medan jalan di luar negeri dan Indonesia kan berbeda. Kami menyesuaikan dengan jalanan di Indonesia, khususnya di Bandung yang rata-rata tidak mulus," ungkapnya.

Dia memaparkan, secara fisik perbedaan yang kentara antara Brompton dan Kreuz terletak pada frame-nya. Frame sepeda Kreuz tampak lebih melengkung dan 'slim'.

"Selain itu perbedaan juga ada headtube, yang kami ada cincinnya. Headset pakai yang oversized MTB. Ukutan bushing juga berbeda. Kalau secara visual perbedaan hanya di tekukan," jelasnya.

Dia juga menyebutkan produk Kreuz memiliki jaminan garansi purna jual. Untuk mengerjakan lebih dari 100 unit sepeda tersebut, saat ini pihaknya bekerja sama dengan 34 UMKM asal Kota Bandung.

"Kami cari vendor-vendor UMKM yang bisa support dan mau berjuang bareng. Intinya kami juga ingin membangun bisnis yang bisa memberdayakan banyak pihak," ungkapnya.

Satu unit sepeda Kreuz memiliki harga yang bervariasi, tergantung dari jenis dan kualitas sparepart yang bisa dipilih sesuai keinginan. Namun, mereka membanderol harga satu set frame sepeda seharga Rp3,5 juta.

Setidaknya, diperlukan Rp7 juta untuk membawa pulang satu unit sepeda lipat Kreuz yang telah terpasang utuh siap pakai.


Sumber: Ayobandung.com

Sunday, March 8, 2020

Ki Ageng Rangga Sasana Menyatakan Sunda Empire Pemilik Seluruh Bumi

Image result for ki ageng rangga
Sumber: google.com
Ki Ageng Rangga Sasana salah satu petinggi kelompok Sunda Empire, menyebut Sunda Empire sebagai pemilik seluruh bumi. Ia mengaku pernah menjabat sebagai Gubernur Jendral Nusantara Teritorial. Pangkatnya Letnan Jendral Imperial Forces The Pentagon. Sehingga nama lengkapnya Letnan Jenderal Imperial Forces The Pentagon Ki Ageng Rangga Sasana.
Saat diwawancarai lewat sambungan telepon, Ki Ageng Sasana mengatakan seharusnya bangga dengan keberadaan Sunda Empire. Dia mengatakan, Sunda Empire sebagai pemilik seluruh bumi. Bahkan bisa menyelamatkan Indonesia.
"Saat NKRI lahir, Bung Karno menyerahkan tanah kepada Rusia. Dilanjut oleh Suharto yang menyerahkan tanah kepada Cina dan Amerika Serikat. Kalau tidak ada Sunda Empire-Earth Empire Indonesia akan habis negara ini," ujar Ki Ageng Rangga Sasana.
Ki Ageng Rangga Sasana mengatakan tidak mempermasalahkan adanya ketidaksetujuan atas Sunda Empire - Earth Empire. Ia mempersilakan siapapun yang berkeberatan untuk mengadu ke Mahkamah Internasional. "Anggota kami itu seluruh pemerintahan di muka bumi dan rakyat yang ada di bumi," katanya.
Ki Ageng Rangga Sasana menegaskan, Sunda Empire tidak memiliki hubungan dengan Totok Santoso yang mengaku Raja dari Keraton Agung Sejagat. Menurutnya, Totok ditangkap polisi justru karena mendirikan kerajaan tanpa izin dari Sunda Empire.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan banyak orang stress di Indonesia. Dia mengatakan itu saat dimintai tanggapannya oleh wartawan terkait kemunculan dan keberadaan Sunda Empire di Bandung yang mirip dengan Keraton Agung Sejagat Ridwan Kamil mengatakan sebelum kemunculan Sunda Empire itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Namun, dia sudah mendapatkan laporan dari Kapolda Jabar. "Lagi diteliti Polda (Jabar), ini banyak orang stres di Republik ini. Menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah ini ternyata ada orang yang percaya juga menjadi pengikutnya," kata Gubernur Emil menjawab pertanyaan wartawan soal keberadaan "Sunda Empire".
"Kalau ada aspek pidana kita akan tindak. Ke warga fokus kita gunakan rasio dalam berkehidupan. Gunakan aturan perundang-undangan jangan percaya terhadap hal hal tidak masuk dalam logika akal sehat," lanjut dia.
Sebelumnya, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Bandung, Sony menjelaskan kabar keberadaan Sunda Empire di Bandung yang mirip dengan Keraton Agung Sejagat telah mencuat sejak 2018. "Jadi Sunda Empire itu kejadiannya 2018. Sudah di tangani dari Kodim. Jadi ini latah aja karena kejadian yang di Purworejo itu. Ini kejadian 2018 itu diramaikan lagi," kata Sony.

Sunda Empire tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat oleh Kesbangpol. Sehingga ia menyimpulkan Sunda Empire adalah perkumpulan yang ilegal. Namun sebelumnya, kata dia, keberadaan Sunda Empire telah ditangani dan dibubarkan oleh pihak Kodam III/Siliwangi pada 2018 lalu. Pada saat itu, pihaknya memang ikut menelusuri keberadaan Sunda Empire. Dengan demikian, ia mengatakan, mereka bersama polisi dan TNI akan selalu mengawasi organisasi ilegal semacam Sunda Empire. "Pasti (diawasi), itu kan aparat Kepolisian dan TNI yang pasti akan memantau terus pergerakan-pergerakan seperti itu," Ujar nya.

Sumber: AyoSemarang.com

Ketika di Roma (2/2)

Jalan Romawi kuno melintasi bentang alam, dari Skotlandia hingga Mesopotamia, Rumania hingga Sahara. Dan jalan Romawi paling awal dibangun u...