Showing posts with label Bank BNI. Show all posts
Showing posts with label Bank BNI. Show all posts

Wednesday, March 25, 2020

BNI Ambon Melaksanakan MoU Dengan Kapolda Maluku

Image result for Mou antara Polda Maluku dengan BNI Ambon
Sumber: google.com
Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar) melaksanakan penandatanganan MOU antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8-2017).

Dalam penandatanganan tersebut dari Polda Maluku dilaksanakan oleh Kapolda Maluku, sedangkan dari pihak BNI Ambon oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Kapolda Maluku dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Untuk itu, hal ini untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri, tuturnya.

Hal ini dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan  PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. maka dengan dilaksanakan MOU ini diharapkan PT. Bank  BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku,  harap Kapolda.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.
Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Sumber: tribatanews.polri.go.id

Sunday, March 22, 2020

BNI Contact Center Hadir 24 jam Untuk Membantu Melawan Corona

Image result for BNI CORONa
Sumber: google.com
Di daerah dengan risiko yang tinggi akan penularan virus corona (Covid-19) dihimbau oleh pemerintah untuk menjalankan sistem Work From Home. Sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanan dengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan.

Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah untuk meminimalisir penyebaran virus COVID-19 tersebut.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh himbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1 5000 46 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.         

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1 5000 46 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1 5000 46 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/3) dalam siaran persnya.

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1 5000 46.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI. 

BNI juga menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.

Sumber: republika.co.id

Nasabah BNI Tidak Perlu Keluar Rumah Untuk Layanan Perbankan

Image result for BNI CORONa
Sumber: google.com
Di daerah dengan risiko yang tinggi akan penularan virus corona (Covid-19) dihimbau oleh pemerintah untuk menjalankan sistem Work From Home. Sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.

Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tetap memaksimalkan pelayanan ydengan bantuan teknologi. Ini yang memungkinkan pelayanan terhadap nasabah tetap berjalan.

Dengan bantuan gadget dan koneksi internet, nasabah tetap dapat bertransaksi dan berinteraksi dengan petugas bank, dalam hal ini petugas BNI Contact Center, tanpa perlu keluar dari rumah.

Pemimpin Unit Pusat Layanan Pelanggan BNI Rahmat Pertinda mengatakan bahwa BNI mendukung penuh imbauan pemerintah terkait Work From Home. Layanan BNI Call 1 5000 46 tetap bertugas secara prima untuk membantu nasabah yang memerlukan layanan perbankan BNI.         

"Nasabah tetap dapat menghubungi Layanan Phone Banking BNI Call 1 5000 46 selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan dari petugas tanpa harus meninggalkan rumah. BNI Call 1 5000 46 dapat melayani permintaan informasi, perubahan data, penanganan keluhan dan transaksi melalui BNI Phone Banking," ujar Rahmat di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/3) dalam siaran persnya.

Rahmat menambahkan, pada situasi ini nasabah dapat memanfaatkan layanan E Channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, dan ATM BNI. Apabila mengalami kendala, silakan hubungi 1 5000 46.

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan apabila tetap membutuhkan layanan perbankan di cabang, masyarakat pun tidak perlu khawatir karena di setiap kantor cabang, BNI menerapkan protokol pengamanan Corona. Protokol tersebut antara lain protokol tindakan preventif, yaitu berupa pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang masuk dan keluar dari Kantor Cabang BNI.

BNI juga menyiapkan hand sanitizer di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau oleh nasabah. Hand sanitizer juga disiapkan pada para petugas di front office yang bertemu langsung dengan masyarakat, seperti teller dan Customer Service.

“Untuk perlindungan maksimal, kami telah menyemprotkan cairan desinfektan di kantor cabang BNI, ATM dan ruang-ruang kerja, sehingga penularan virus Corona akan semakin kami minimalkan,” ujar Meiliana.

Sumber: Republika.co.id

Bank BNI Ambon Himbau Nasabah Untuk Pakai E-banking

Image result for e banking bni
Sumber: google.com
BNI Ambon mengimbau nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Hal ini dilakukan agar para nasabah dapat memantau aktivitas keuangan.

Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard mengatakan, pasca kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oknum pegawai Bank BNI Ambon, masyarakat khawatir dana yang ditabung di bank itu akan ludes. Banyak nasabah komplain dan ingin menutup rekening tabungan. Meski pihaknya telah menginformasikan tabungan para nasabah aman.

Untuk itu, layanan e-banking akan sangat berguna mengontrol keuangan juga memudahkan setiap transaksi keuangan nasabah.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Menurut dia, baru 90 persen nasabah di Ambon yang menggunakan aplikasi e-banking, hal ini karena mereka merasa kerepotan, padahal kegunaan yang didapatkan sangat besar.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," ujarnya.

Untuk pengaktifkannya, Nolly menambahkan, nasabah hanya perlu membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang utama maupun kantor cabang pembantu di Ambon.

"Nasabah harus datang sendiri ke kantor untuk mengatikfkan e-banking dengan membawa e-KTP dan buku tabungan, ," pungkasnya.

Sumber: kumparan.com

Bank BNI Memenangkan Padmamitra+ Award 2019

Image result for padma mitra bni
Sumber: google.com
Bank BNI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah sebagai salah satu sumber penghasilan dan kemudian menabungkan penghasilannya didalam sistem perbankan.

Untuk itu Bank BNI giat mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan mengelola sampah dengan baik sekaligus dapat meningkatkan literasi keuangan dengan memperkenalkan Agen46 yang berungsi sebahai Bank Sampah agar dapat berupaya secara konsisten dan berkelanjutan.

“Lingkungan menjadi lebih bersih, sampah pun terpilah. Saat yang sama, Agen BNI Ambon pun dapat dioptimalisasikan, antara lain dengan pembukaan rekening tabungan BNI, baik BNI Taplus, Simpel (simpanan pelajar) maupun tabungan BNI Pandai. Program ini juga telah sukses mendigitalisasi transaksi di Bank Sampah,” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menyerahkan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital kepada Direktur Bisnis Komputer BNI Anggoro Eko Cahyo (kanan) di Balai kota DKI Jakarta, Selasa (5/11/2019). BNI konsisten mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan mengelola sampah sekaligus meningkatan literasi keuangan dengan memperkenalkan Agen46 yang berfugsi sebagai Bank Sampah. ANTARA/HO/Bank BNI.

Mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah,” konsistensi Bank BNI mengembangkan Bank Sampah ini mendapatkan penghargaan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital, pada Selasa (5/11), yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tema ini berdampak positif dan berhasil diterapkan di berbagai kawasan di DKI Jakarta sehingga dalam waktu singkat dapat dijalankan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program ini memberikan banyak manfaat, yaitu mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan pentingnya hidup bersih dan mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.Sebelumnya, BNI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1 dan Pemda DKI berkolaborasi menggelar Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Gerakan ini bagian dari Program BNI Go Green yang menjadi perwujudan tanggungjawab BNI terhadap lingkungan, yang masuk dalam salah satu program pada Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BNI. Dengan demikian, kegiatan BNI menjadi usaha yang berwawasan lingkungan.

Anggoro menuturkan, Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah merupakan sinergi dan kepedulian bersama antara BNI, OJK, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dari sumbernya. Caranya adalah dengan mendorong partisipasi masyarakat secara langsung.

Terkait dengan inklusi keuangan, jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel) per 30 September 2019 telah mencapai lebih dari 800.000 rekening, tumbuh lebih dari 45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Jumlah dana yang dihimpun lebih dari Rp 57 miliar atau tumbuh 14 persen dibanding tahun lalu periode yang sama.

Jumlah ini termasuk di dalamnya sekitar 150.000 rekening Simpel yang telah dihasilkan dalam pilot project Program Ayo Menabung dengan Sampah di Jakarta Barat dan Utara sejak tahun lalu.
Respon positif dari kalangan siswa ini memberikan rasa optimisme pada generasi muda mendatang yang lebih peduli terhadap lingkungan, dan implementasi Program OJK “one student one account” secara lebih luas.

Hingga September 2019, gerakan ini sudah diikuti lebih dari 150.000 siswa serta 5.000 warga dan pasukan orange, lebih dari 200 bank sampah dengan total dana hasil penjualan yang telah dihimpun mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

Dengan peluncuran secara lebih luas lagi diharapkan membawa dampak lebih besar terhadap pengurangan sampah dari sumbernya, serta siswa dan masyarakat dapat menikmati nilai ekonomis dari kebiasaaan dan kemandirian dalam menabung dengan sampah serta mendukung implementasi program one student one account.

Hal penting lainnya adalah dengan program ini adalah langkah awal pembentukan karakter anak untuk gemar menabung dan peduli lingkungan sejak dini. Dengan gerakan ini akan membentuk & menciptakan sekaligus “lesscash society & lessthrash community”.

Sumber: info-ambon.com

Thursday, March 19, 2020

4 Cabang Pembantu BNI Ambon

Image result for bni ambon
Sumber: google.com
PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selalu mengedepankan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah. Untuk memberikan kemudahan akses ke segenap masyarakat sekaligus perluasan jaringan bisnis dan peningkatan kualitas layanan, BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Ambon, membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru pada 4 kabupaten/kota di Maluku.

4 KCP yang dibuka, yakni KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Rabu(5/10/2016), KCP Seram Bagian Timur (Bula), Kamis(6/10/2016), KCP Maluku Tenggara (Langgur), Jumat(7/10/2016), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo), Rabu(12/10/2016). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.

Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Dionne E. Limmon mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkapnya kepada koran ini, Rabu(5/10).

Di Maluku, saat ini terdapat satu KCU, dan 7 KCP, 5 kantor kas dan 61 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Kami sendiri optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Selain itu, dalam waktu dekat sebanyak 14 unit ATM akan segera dioperasikan,” rincinya.

Di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif, sambung Dionne, BNI Ambon tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah.

Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.

Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Ambon serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.

Dia berharap, BNI bisa mendorong potensi ekonomi di Maluku dan menjadi bank pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. “Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya.

Sumber: ambonekspres.fajar.co.id

Bank BNI Ambon Hibah Mini Bus untuk UNPATTI

hibah BNI
Sumber: google.com
Sebagai bentuk kerjasama yang telah dilakukan oleh UNPATTI dan Bank BNI Ambon, Direktur PerkreditanBank BNI Ambon Ibu D. Limmon atas nama Bank BNI Ambon menyerahkan banyuan hibah berupa satu kendaraan mini bus kepada Universitar Pattimura.

Mini Bus itu diterima oleh Rektor UNPATTI Prof M.J.Saptenno. Penyerahan itu ditandatangani dalam berita acara penyerahan hibah kendaraan Mini Bus oleh keduanya.

Selanjutnya yang secara simbolis diserahkan “Kunci” kendaraan kepada Rektor disaksikan pejabat BNI dan Pejabat UNPATTI di pelataran parkir depan Rektorat. Setelah menerima kunci, kemudian Rektor dan Ibu Limmon bersama pejabat lainnya menaiki minibus tersebut dan mengelilingi jalan dalam kampus.

Sumber: unpatti.ac.id

Wednesday, March 18, 2020

BNI Ambon Mengadakan Program Rejeki BNI Taplus

Image result for rejeki bni taplus
Sumber: google.com

Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk Cabang Ambon terus berupaya untuk menarik disimpati para nasabah. Salah satu upaya bank BNI Ambon yaitu lewat peluncuran program 'Rejeki BNI Taplus'. Pogram ini pun banyak mendapat simpati dari berbagai kalangan.

"Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Dionne Limmon di Ambon.

Menurut Dionne, program ini berhasil menarik animo masyarakat untuk turut serta menjai peraih hadiah atkan hadiah impian. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang memblokir dananya untuk mendapatkan hadiah.

"Program BNI Taplus telah berlangsung sejak tanggal 1 Oktober 2015 sampai 31 Maret 2016, dan memiliki dua skim yaitu pertama, program undian dengan kategori; periode bulanan dengan hadiah 300 vespa primavera 3V ie, periode triwulan dengan hadiah 15 Honda HR-V 1,5L S periode Grand Prize dengan hadiah Mercedes Benz C250 AMG," ungkapnya.

Dijelaskan Dionne, skim kedua, program hadiah langsung dengan hadiah berupa emas. Pengundian kategori periode bulanan untuk tahap keenam, tambah Dionne dilaksanakan Maret 2016 dengan hadiah 50 unit vespa primavera telah dilakukan pada tanggal 7 Mei 2016 di Bandung.

Sementara pemenang yang beruntung mendapatkan satu unit mobil honda HR-V adalah nasabah atas nama Allan Lohy dan satu unit vespa prímavera yang beruntung adalah nasabah atas nama Charies Edison Khomaro, kedua pemenang tersebut sudah mendapatkan hadiahnya pada jumat (23/9) kemarin tandasnya.

Dionne katakan, selain program Rejeki BNI Taplus, BNI juga mengadakan program nasional lainnya yaitu program Pesona Hadiah BNI Taplus 2016 yang disebut pesta periode 1 Mei sampai dengan 31 Desember 2016.

"Program ini sedang berjalan dan sudah mulai dimulai 1 Mei hingga akhir Desember mendatang" katakan  Dione yang juga mantan pimpinan BNI Cabang Sorong Provinsi Papua.

Dionne menambahkan, dalam program ini BNI akan menghadiahi kepada para pelanggan yang membutuhkan dana dana simpanan di simpanan yang diblokir dengan jangka waktu tertentu dan berhak mendapatkan hadiah langsung berupa barang sesuai pilihan nasabah.

"BNI bukan hanya melayani para nasabah dalam layanan perbankan, akan tetapi BNI menyetujui untuk memberikan pelayanan yang sangat prima bagi para pelanggan," pungkasnya.

Sebelumnya, di Ambon, Jumat (23/9) kemarin, BNI Ambon memberikan hadiah untuk 2 pemenang, di kantor  BNI Ambon.  Program para pemenang Rejeki BNI Taplus mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih kepada BNI Cabang Ambon yang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang tidak hanya terkait dengan uang tetapi juga menyangkut kesejahteraan para pelanggannya.

"Luar Biasa Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah mobil Honda HR-V. Terima kasih  BNI sudah boleh menghadiahi saya satu unit mobil "kata Allan Lohy saat menerima hadiah tersebut.

Sementara Charles Edison Khomaro, sangat bersyukur dia bisa terpilih sebagai salah satu pemenang program Rejeki BNI Taplus.
Terima kasih BNI saya bersyukur bisa dipilih sebagai salah satu program pemenang Rejeki BNI Taplus"  imbuhnya.


Tuesday, March 17, 2020

BNi Membuka 4 Cabang Baru di Maluku

Image result for bni ambon cabang
Sumber: google.com
PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selalu mengedepankan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah. Untuk memberikan kemudahan akses ke segenap masyarakat sekaligus perluasan jaringan bisnis dan peningkatan kualitas layanan, BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Ambon, membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru pada 4 kabupaten/kota di Maluku.
4 KCP yang dibuka pada tahun 2016, yakni KCP Seram Bagian Barat (Gemba),  KCP Seram Bagian Timur (Bula), KCP Maluku Tenggara (Langgur), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.

Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Dionne E. Limmon mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkapnya kepada koran ini, Rabu(5/10).

Di Maluku, saat ini terdapat satu KCU, dan 7 KCP, 5 kantor kas dan 61 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Kami sendiri optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Selain itu, dalam waktu dekat sebanyak 14 unit ATM akan segera dioperasikan,” rincinya.

Di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif, sambung Dionne, BNI tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah.

Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.

Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.

Semoga BNI dapat mendorong potensi ekonomi di Maluku dan menjadi bank pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” ujar Dionne.

Sumber: abonekspress.fajar.co.id

BNI Ambon Melaksanakan MoU Dengan Polda Maluku

Image result for mou bni ambon dengan polda maluku
Sumber: google.com
Polda Maluku, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara didampingi Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Drs. Daniel Pasaribu dan Drs. M. Rubani, A.,k, M. M. (Ka BNI Makassar) melaksanakan penandatanganan MOU antara Polda Maluku dengan Pimpinan BNI Ambon di Rupattama Polda Maluku, rabu (2/8/2017).

Dalam penandatanganan tersebut dari Polda Maluku dilaksanakan oleh Kapolda Maluku, sedangkan dari pihak BNI Ambon oleh Ibu Dionne.E.E. Lamongan dan disaksikan oleh Para pejabat yang hadir, jelas Kabid Humas Polda Maluku AKBP. A.R. Tatuh.

Kapolda Maluku dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan MOU ini merupakan tindak lanjut yang telah dilaksanakan oleh pimpinan Polri dengan Pimpinan BNI Pusat. sehingga wujud tindak lanjut dari petunjuk pimpinan Polri, jelasnya.

Untuk itu, hal ini untuk peningkatan akuntabilitas dan transparansi serta pengamanan dan pelayanan bidang keuangan dalam pembayaran gaji dan tunjangan kinerja kepada anggota dan PNS Polri, tuturnya.

Hal ini dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing anggota dan  PNS yang bersangkutan melalui Bank Pemerintah. maka dengan dilaksanakan MOU ini diharapkan PT. Bank  BNI Ambon dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh personil Polda Maluku dan khususnya Personil Brimob dan Maluku,  harap Kapolda.

Sementara itu Ka BNI Makassar dalam sambutannya antara lain menyatakan bahwa pelaksanaan MOU antara Polda Maluku dengan BNI Ambon dalam rangka kerjasama untuk menunjang pelayanan produk dan jasa perbankan bagi Kepolisian Daerah Maluku. Hal ini juga merupakan tindak lanjut kerjasama yang sudah dilakukan antara Polri dan Bank BNI yang telah ditandatangani di Jakarta, jelasnya.

Untuk itu tambahnya, pelaksanaan pembayaran transaksi perdana oleh Sat Brimobda Maluku dengan digunakan berupa kartu Debit BNI – Polri Promoter, yang mana kartu ini telah didesain khusus PROMOTER sesuai dengan visi misi Polri yaitu “Profesional, Modern, dan Terpercaya”. urainya.
Acara diakhiri dengan pemberian Cendramata dari Kapolda kepada Ka BNI Makassar, dan sebaliknya serta dilanjutkan dengan foto bersama. kegiatan berlangsung lancar dan aman.

Sumber: tribratanews.polri.go.id

Monday, March 16, 2020

BNI Ambon Luncurkan Kredit Wirausaha

Image result for BNI Ambon Luncurkan Kredit Wirausaha
Sumber: google.com
Kondisi dan situasi yang semakin membaik turut menumbuh kembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di kota Ambon. Melihat peluang tersebut Bank BNI Ambon meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Peluncuran program yang menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang UKM ini digelar Kamis (23/5) di Ambon Plaza (Amplaz) yang turut dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia, mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon.

Kepala BNI Ambon, Egos Mahar, menjelaskan program Kredit Wirausaha ini merupakan program nasional yang dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.
Program ini sendiri, jelasnya, bertujuan untuk meningkatkan awareness atau kepedulian terhadap pembiayaan bagi wirausaha pada segmen UKM.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujarnya.

Egos tandaskan, fasilitas kredit yang ditawarkan BNI dalam program ini, berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di kota Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya, hal ini tercermin dari angka perolehan kredit yang telah mencapai Rp 6,82 Milyar dalam 15 hari. Jumlah ini, diakui Egos telah melampaui target program yang hanya Rp Rp.5 Milyar.

“Kami ucapkan terima kasih bagi Pemerintah Kota Ambon telah berhasil menjalankan fungsinya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi iklim usaha di kota ini. Diharapkan program ini dapat memberikan keuntungan bagi pelaku UKM,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH dalam sambutannya memberi apresiasi bagi BNI Ambon atas peluncuran program Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon. Dirinya menilai, penempatan kota Ambon sebagai salah satu kota pelaksana program adalah pilihan yang tepat karena telah melalui kajian dan pertimbangan yang matang.

Dikemukakan, dari segi pertumbuhan ekonomi kota ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.

Sumber: ambon.go.id

BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Image result for pembobolan bank bni
Sumber: google.com
Bank BNI Ambon dibobol oleh oknum berinisial FY beberapa waktu lalu. Namun, BNI menegaskan bahwa dana nasabah akan tetap aman, sehingga tidak perlu khawatir untuk tetap melakukan transaksi dan menyimpan dana di BNI khususnya cabang BNI Ambon.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan bilang bahwa peristiwa yang terjadi di BNI Ambon merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat, sehingga tidak dapat memengaruhi kondisi BNI secara umum. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.

Pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon.

Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga. Hal itu dibuktikan dengan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.

Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata dia, yang akrab disapa Iwan itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

Dia menuturkan bahwa kasus tersebut sudah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapannya. Hasil investigasi, dia menuturkan,

mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar, yaitu terdapat dugaan adanya sindikat yang menawarkan investasi tak wajar, di mana FY yang merupakan bagian dari sindikat, mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbal hasil yang cukup besar untuk berbisnis.

Sementara para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum, padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank. Nilai dana yang digelapkan FY berdasarkan temuan hasil pemeriksaan internal sebesar Rp58,95 miliar.

Berdasarkan hasil temuan tersebut, BNI menemukan adanya kejanggalan transaksi. Dan atas temuan itu, BNI mengambil tindakan segera dengan melaporkannya ke Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasus ini, dan juga untuk mengupayakan recovery dana di Bank BNI Ambon yang digelapkan oleh sindikat tersebut.

Sementara itu, salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI cabang Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon.

Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI yang cukup tinggi.
Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. “DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.

DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: viva.co.id

Sunday, March 15, 2020

BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Image result for bni ambon
Sumber: google.com
Nasabah dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk tetap bertransaksi di BNI Ambon. Karena Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan bahwa dana nasabah di Bank BNI Ambon tetap aman.

Putrama Wahju Setyawan Direktur Bisnis Korporasi BNI menuturkan, peristiwa yang terjadi di bank BNI Ambon merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat, sehingga tidak dapat mempengaruhi kondisi BNI secara umum. Nasabah dan masyarakat umum tidak perlu khawatir untuk tetap bertransaksi dan menyimpan dananya di BNI.

Menurut Putrama yang akrab disapa Iwan, terdapat beberapa faktor yang menjadi sebab nasabah tidak perlu khawatir dengan BNI, yaitu pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon. Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga dibuktikan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.

Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari 7 hari seminggu.

"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI.a Kasus ini sudah dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapannya," ujar Putrama dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10/2019).

Hasil investigasi mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar, yaitu terdapat dugaan adanya sindikat yang menawarkan investasi yang tidak wajar. Dimana FY, yang merupakan bagian dari sindikat, mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbal hasil yang cukup besar untuk berbisnis.

Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah- olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum, padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank. Nilai dana yang digelapkan FY berdasarkan temuan hasil pemeriksaan internal mencapai sekitar Rp58,95 miliar.

Berdasarkan hasil temuan internal tersebut BNI menemukan adanya kejanggalan transaksi dan atas temuan ini, BNI mengambil tindakan segera dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasusnya, serta mengupayakan recovery dana BNI yang digelapkan oleh sindikat.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh Outlet yang berada dibawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI yang cukup tinggi.

Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06% secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI. Tak hanya itu, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99% dan 27,96% secara year on year (YoY).

Tidak hanya meningkatkan pelayanan perbankan. BNI juga hadir di Ambon dan sekitarnya dengan beragam dukungan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung. Dukungan tersebut antara lain adalah Desa Wai, Desa Liang, Kabupaten Seram Bagian Barat, BNI menyalurkan bantuan bagi Korban gempa berupa Sembilan bahan makanan pokok (Sembako) dan perlengkapan kedaruratan (seperti selimut hingga makanan bayi).

Hal yang sama dilakukan BNI di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Di sini BNI menyalurkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat yang kurang beruntung bekerjasama dengan Kodam. Tidak tertinggal di bidang pendidikan, BNI juga menyalurkan bantuan renovasi untuk taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar Rutong di Kota Ambon.

Sumber: ekbis.sindonews.com

Thursday, March 12, 2020

BNI Berupaya agar Kasus Penggelapan Dana di BNI Ambon Tak Terulang


Image result for bni ambon
Sumber: google.com

Bank Negara Indonesia (BNI) akan mengambil sejumlah langkah pencegahan agar kasus penggelapan uang Bank BNI Ambon tak terulang.

Salah satunya dengan meminimalisir keterlibatan manusia dalam mengurus uang yang disimpan di bank baik itu kas maupun nasabah. “Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin pada saat ditemui di Plaza Indonesia.

Putrama mengatakan pada kasus Ambon, pelaku melakukan penggelapan senilai Rp58 miliar hanya dalam kurun waktu 1 bulan sebelum akhirnya tim BNI mengecek adanya keanehan dari cabang di Ambon.

Belajar dari masalah ini, ia menyebutkan perlu ada pencegahan yang saat ini melalui sistem berlapis masih perlu ditingkatkan. “Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama. Saat ditanya mengenai keterlibatan pejabat tinggi di cabang Ambon, Putrama belum mau berkomentar.

Ia hanya memastikan bahwa setiap personel yang terlibat telah dilaporkan kepada polisi dan diganti untuk menjaga operasional bank berjalan.

“Untuk personel langsung ada penggantian. Jadi untuk menjamin berlangsung aktivitas operasional di cabang, oknum yang diduga terlibat dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh pegawai lain,” ucap Putrama.

Putrama memastikan dana nasabah di cabang Ambon yang dihimpun oleh bank plat merah itu berada dalam keadaan aman terutama nominal simpanannya. Sebaliknya, penggelapan uang terjadi pada kas cabang-cabang yang disasar oleh pelaku untuk wilayah operasional BNI Ambon.

Ia menyatakan sampai saat ini BNI masih berupaya melakukan pelacakan mengenai dana itu untuk dikembalikan. Mengenai prosesnya, ia menyatakan hal itu menjadi ranah kepolisian. “Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama. 

Sumber: tirto.id

BNI Himbau Nasabah Untuk Pakai E-banking


Image result for bni ambon ebanking
Sumber: google.com

BNI Ambon mengimbau nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Hal ini dilakukan agar para nasabah dapat memantau aktivitas keuangan.

Nolly Stevie Bernard Penjabat Kepala BNI Ambon, mengatakan setelah kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh oknum pegawai Bank BNI.

Banyak nasabah yang complain dan ingin menutup rekening tabungan, karena masyarakat khawatir dana yang ditabung akan ludes. Meskipun pihaknya telah mengkonfirmasi bahwa tabungan para nasabah tetap aman

Untuk itu, layanan e-banking akan sangat berguna mengontrol keuangan juga memudahkan setiap transaksi keuangan nasabah.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu.

Menurut dia, baru 90 persen nasabah di Ambon yang menggunakan aplikasi e-banking, hal ini karena mereka merasa kerepotan, padahal kegunaan yang didapatkan sangat besar.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," ujarnya.

Untuk pengaktifkannya, Nolly menambahkan, nasabah hanya perlu membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang utama maupun kantor cabang pembantu di Ambon.
"Nasabah harus datang sendiri ke kantor untuk mengatikfkan e-banking dengan membawa e-KTP dan buku tabungan, ," pungkasnya.

Sumber: kumparan.com


Wednesday, March 11, 2020

Kanwil Maluku dan BNI Ambon Bekerja Sama Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Tumbuh Lebih Baik

Image result for sinergi Kanwil Maluku dan BNI Ambon Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Tumbuh Lebih Baik
Sumber: google.com

Untuk meningkatkan ekspansi kredt dan juga untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi jaringan Bank Nasional Indonesia (BNI) di Maluku Cabang Ambon, makan Direktur kredit BNI Diona dan dengan seorang staff nya Stenli melaksanakan kunjungan kerja ke kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkuham) Maluku pada Selasa.

Kunjungan Direktur Kredit BNI ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Priyadi. Kakanwil mengucapkan selamat datang dan atas perkenannya Direktur Kredit BNI mengunjungi Kanwil Kemenkumham Maluku.

Adapun maksud dan tujuan Direktur Kredit BNI ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Maluku mengingat salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat yakni adanya kerjasama dengan notaris, mengingat notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku, ungkap Direktur Kredit BNI Diona.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit Kakanwil mengatakan hal ini sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu tepatnya 19 September 2016 lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris yang artinya bila ada sebagian dari notaris yang nakal akan kita tindak sesuai dengan kode etik (peraturan) yang berlaku dan kita juga sudah mendeklarasikan perang melawan Pungutan Liar (Pungli) 18 Oktober 2016 yang artinya tidak adalagi ruang atau celah untuk hal-hal yang saya sebutkan diatas ditambah juga dengan moto kita di Kanwil Maluku : Kami “PASTI” Melayani Tanpa Korupsi, Tanpa Narkoba dan Non Diskriminasi, tambah Kakanwil kepada Direktur Kredit BNI bahwa pada akhir November ini akan dilakukan evaluasi notaris di seluruh Indonesia.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama “Sinergi”, Kanwil dan BNI Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Tumbuh Lebih Baik.

Sumber: maluku.kemenkumham.go.id

Kasus Pembobolan Bank BNI Tak Pengaruhi Harga Saham

Image result for pembobolan bni ambon
Sumber: google.com

Kasus pembobolan dana bank BNI Ambon sejumlah Rp 58,9 miliar oleh terduga pelaku Faradiba Yusuf dan kroninya dianggap tak mempengaruhi langsung harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional. Sebab di bursa efek melihat skala perusahaan BNI. Dimana yang terjadi masih sebatas masalah di cabang. Hal itu diakui kepala BEI perwakilan Maluku Alberto Dachi.
“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI Ambon atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Berto
Beberapa saham perbankan secara umum memang sedang turun harga sahamnya. Tapi kalau BNI secara spesifik mungkin dari kasus yang ada tidak secara langsung berpengaruh ke pergerakan harga saham, namun lebih ke sektoral.
“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.
Berto menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panic menanggapi berita-berita seperti kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait dengan harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepadan BNI pusat.
“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.

Ketika di Roma (2/2)

Jalan Romawi kuno melintasi bentang alam, dari Skotlandia hingga Mesopotamia, Rumania hingga Sahara. Dan jalan Romawi paling awal dibangun u...