Showing posts with label KCP BNI Ambon. Show all posts
Showing posts with label KCP BNI Ambon. Show all posts

Monday, March 16, 2020

BNI Ambon Luncurkan Kredit Wirausaha

Image result for BNI Ambon Luncurkan Kredit Wirausaha
Sumber: google.com
Kondisi dan situasi yang semakin membaik turut menumbuh kembangkan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di kota Ambon. Melihat peluang tersebut Bank BNI Ambon meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Peluncuran program yang menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang UKM ini digelar Kamis (23/5) di Ambon Plaza (Amplaz) yang turut dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia, mitra usaha serta para nasabah BNI Ambon.

Kepala BNI Ambon, Egos Mahar, menjelaskan program Kredit Wirausaha ini merupakan program nasional yang dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.
Program ini sendiri, jelasnya, bertujuan untuk meningkatkan awareness atau kepedulian terhadap pembiayaan bagi wirausaha pada segmen UKM.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujarnya.

Egos tandaskan, fasilitas kredit yang ditawarkan BNI dalam program ini, berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di kota Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya, hal ini tercermin dari angka perolehan kredit yang telah mencapai Rp 6,82 Milyar dalam 15 hari. Jumlah ini, diakui Egos telah melampaui target program yang hanya Rp Rp.5 Milyar.

“Kami ucapkan terima kasih bagi Pemerintah Kota Ambon telah berhasil menjalankan fungsinya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi iklim usaha di kota ini. Diharapkan program ini dapat memberikan keuntungan bagi pelaku UKM,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH dalam sambutannya memberi apresiasi bagi BNI Ambon atas peluncuran program Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon. Dirinya menilai, penempatan kota Ambon sebagai salah satu kota pelaksana program adalah pilihan yang tepat karena telah melalui kajian dan pertimbangan yang matang.

Dikemukakan, dari segi pertumbuhan ekonomi kota ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.

Sumber: ambon.go.id

Tuesday, March 3, 2020

BNI Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman


Image result for Kasus Pembobolan di Ambon, BNI Pastikan Dana Nasabah Aman
sumber: google.com
Bank Negara Indonesia (BNI) Ambon dibobol oleh oknum berinisial FY, beberapa waktu lalu. Kendati demikian, BNI menegaskan bahwa dana nasabah tetap aman, sehingga tak perlu khawatir untuk tetap melakukan transaksi dan menyimpan dana di BNI.  
Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahju Setyawan bilang bahwa peristiwa yang terjadi di BNI Ambon merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat, sehingga tidak dapat memengaruhi kondisi BNI secara umum. Menurut dia, ada sejumlah faktor yang menjadi sebab nasabah tak perlu khawatir dengan BNI.
Pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon. 
Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga. Hal itu dibuktikan dengan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.
Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.
"Pelanggaran yang terjadi di Ambon adalah kasus yang memiliki dampak minimal terhadap operasional dan ketersediaan dana di BNI," kata Iwan.
Dia menuturkan bahwa kasus tersebut sudah dalam proses penyelidikan pihak kepolisian sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapannya. Hasil investigasi, dia menuturkan, mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar, yaitu terdapat dugaan adanya sindikat yang menawarkan investasi tak wajar, di mana FY yang merupakan bagian dari sindikat, mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbal hasil yang cukup besar untuk berbisnis.
Sementara para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum, padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank. Nilai dana yang digelapkan FY berdasarkan temuan hasil pemeriksaan internal seebsar Rp58,95 miliar.
Berdasarkan hasil temuan tersebut, BNI menemukan adanya kejanggalan transaksi. Dan atas temuan itu, BNI mengambil tindakan segera dengan melaporkannya ke Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasus serta mengupayakan recovery dana BNI yang digelapkan oleh sindikat.
Sementara itu, salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI yang cukup tinggi.
Data per September 2019 menunjukkan, DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. “DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kepercayaan masyarakat terhadap BNI,” ujarnya.
DPK BNI tersebut sebagian besar ditopang pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat, di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.

Sumber: viva.co.id

Thursday, February 27, 2020

BNI Ambon Meluncurkan Program 'Rejeki BNI Taplus'

Image result for bni ambon
sumber: google.com

Sebagai salah satu perusahaan milik negara, Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk Cabang Ambon terus berupaya untuk menarik simpati para nasabah Salah satu upaya lewat peluncuran program 'Rejeki BNI Taplus'. Program ini banyak mendapat simpati dari berbagai kalangan.

"Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Dionne Limmon di Ambon, Minggu (25/9)
Menurut Dionne, program ini berhasil menarik animo masyarakat untuk turut serta menjai peraih hadiah atkan hadiah impian. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang memblokir dananya untuk mendapatkan hadiah.

"Program BNI Taplus telah berlangsung sejak tanggal 1 Oktober 2015 sampai 31 Maret 2016, dan memiliki dua skim yaitu pertama, program undian dengan kategori; periode bulanan dengan hadiah 300 vespa primavera 3V ie, periode triwulan dengan hadiah 15 Honda HR-V 1,5L S periode Grand Prize dengan hadiah Mercedes Benz C250 AMG," ungkapnya.

Dijelaskan Dionne, skim kedua, program hadiah langsung dengan hadiah berupa emas. Pengundian kategori periode bulanan untuk tahap keenam, tambah Dionne dilaksanakan Maret 2016 dengan hadiah 50 unit vespa primavera telah dilakukan pada tanggal 7 Mei 2016 di Bandung.

Sementara pemenang yang beruntung mendapatkan satu unit mobil honda HR-V adalah nasabah atas nama Allan Lohy dan satu unit vespa prímavera yang beruntung adalah nasabah atas nama Charies Edison Khomaro, kedua pemenang tersebut sudah mendapatkan hadiahnya pada jumat (23/9) kemarin tandasnya.

Dionne katakan, selain program Rejeki BNI Taplus, BNI juga mengadakan program nasional lainnya yaitu program Pesona Hadiah BNI Taplus 2016 yang disebut pesta periode 1 Mei sampai dengan 31 Desember 2016.

"Program ini sedang berjalan dan sudah mulai dimulai 1 Mei hingga akhir Desember mendatang" katakan  Dione yang juga mantan pimpinan BNI Cabang Sorong Provinsi Papua.
Dionne menambahkan, dalam program ini BNI akan menghadiahi kepada para pelanggan yang membutuhkan dana dana simpanan di simpanan yang diblokir dengan jangka waktu tertentu dan berhak mendapatkan hadiah langsung berupa barang sesuai pilihan nasabah.

"BNI bukan hanya melayani para nasabah dalam layanan perbankan, akan tetapi BNI menyetujui untuk memberikan pelayanan yang sangat prima bagi para pelanggan," pungkasnya.
Sebelumnya, di Ambon, Jumat (23/9) kemarin, BNI Ambon memberikan hadiah untuk 2 pemenang, di kantor  BNI Ambon.  Program para pemenang Rejeki BNI Taplus mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih kepada BNI Cabang Ambon yang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang tidak hanya terkait dengan uang tetapi juga menyangkut kesejahteraan para pelanggannya.

Allan Lohy salah satu nasabah BNI mengatakan, “Luar biasa saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah mobil Honda HR-V, Terimakasih BNI sudah menghadiahi saya satu unit mobil.”
Sementara Charles Edison Khomaro, sangat bersyukur dia bisa terpilih sebagai salah satu pemenang program Rejeki BNI Taplus.Terima kasih BNI saya bersyukur bisa dipilih sebagai salah satu program pemenang Rejeki BNI Taplus"  imbuhnya.



Sumber: Malukupos,com

Wednesday, February 26, 2020

4 Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Baru di Wilayah Maluku

Image result for 4 Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Wilayah Maluku
sumber: hunimuanews.com

Untuk memberikan kemudahan akses dan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah dan segenap masyarakat , sekaligus perluasan jaringan bisnis dan peningkatan kualitas layanan. PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, BNI Ambon (KCU), membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru pada 4 kabupaten/kota di Maluku.
4 KCP yang dibuka, yakni KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Pada hari Rabu Tanggal (5 Oktober 2016),KCP Seram Bagian Timur (Bula), Pada hari Kamis(6 Oktober 2016), KCP Maluku Tenggara (Langgur), Pada hari Jumat(7 Oktober 2016), dan KCP Kepulauan Aru (Dobo), Pada hari Rabu(12 Oktober 2016). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.
Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Dionne E. Limmon mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,”
Di Maluku, saat ini terdapat satu KCU, dan 7 KCP, 5 kantor kas dan 61 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Kami sendiri optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Selain itu, dalam waktu dekat sebanyak 14 unit ATM akan segera dioperasikan,”
BNI tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah, sambung Dionne.
Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.
Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya
Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNI pandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.
Dengan harapan, dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,



Ketika di Roma (2/2)

Jalan Romawi kuno melintasi bentang alam, dari Skotlandia hingga Mesopotamia, Rumania hingga Sahara. Dan jalan Romawi paling awal dibangun u...